Kisah Kocak Setan Ngojol: Penumpang dari Alam Sebelah

Kelewat Kreatif, Ini 13 Plesetan Poster 'Pengabdi Setan 2' | Popbela.com

Di sebuah kota kecil yang ramai hingga larut malam, hiduplah seorang setan bernama Jabrik. Berbeda dengan setan pada umumnya yang senang menakut-nakuti manusia, Jabrik justru terkenal sebagai sosok paling malas di alam gaib. Ia tidak suka bergentayangan tanpa tujuan. Baginya, melayang dari satu tempat ke tempat lain sangat melelahkan.

Suatu malam, saat sedang duduk santai di atas pohon beringin, Jabrik melihat seorang pengemudi ojek online mengantar pesanan dengan cepat.

"Wah, enak juga ya. Tinggal duduk, sampai tujuan," gumamnya.

Sejak malam itu, Jabrik punya cita-cita baru: menjadi setan ngojol pertama di dunia.

Ide tersebut tentu membuat penghuni alam gaib lainnya terkejut.

"Kamu serius?" tanya Kuntilina, sahabatnya LOGIN IDRTOTO.

"Iya. Daripada kerja nakut-nakutin orang, mending cari bintang lima," jawab Jabrik sambil menggaruk kepala.

Masalah pertama muncul ketika Jabrik mencoba mendaftar aplikasi ojek online.

Ia datang ke tempat pendaftaran dengan mengenakan helm dan jaket hijau IDRTOTO yang ukurannya terlalu kecil.

Petugas bertanya, "Nama lengkap?"

"Jabrik bin Tidak Tercatat."

"Nomor KTP?"

Jabrik terdiam.

"KTP saya... tertinggal di alam lain."

Petugas mengernyitkan dahi.

"Ada SIM?"

"SIM? Saya biasanya terbang."

Karena tidak memiliki dokumen apa pun, Jabrik pun gagal mendaftar secara resmi. Namun, ia tidak menyerah. Dengan bantuan teman tuyul yang ahli teknologi, Jabrik akhirnya mendapatkan akun khusus untuk makhluk halus.

Malam pertama bekerja, Jabrik sangat bersemangat.

Pesanan pertamanya muncul.

"Antar penumpang ke Jalan Melati."

Jabrik segera meluncur menggunakan motor Link IDRTOTO tuanya yang knalpotnya mengeluarkan suara aneh seperti orang tertawa.

Penumpangnya adalah seorang pocong bernama Ucup.

"Pak, bisa lebih cepat?" tanya Ucup.

"Tenang, saya mantan juara balap sapu terbang," jawab Jabrik percaya diri.

Baru lima menit perjalanan, Ucup berteriak.

"Pak, jangan lewat kuburan! Saya trauma!"

Jabrik kebingungan.

"Lho, bukannya itu rumah Anda?"

"Itu rumah orang tua saya."

Sejak saat itu, Jabrik sadar bahwa menjadi pengemudi idrtoto daftar tidak semudah kelihatannya.

Keesokan malam, ia mendapat pesanan makanan.

"Ambil 50 bungkus nasi goreng."

Dengan penuh semangat, Jabrik menuju warung tujuan.

Namun, saat pesanan diterima, ia baru ingat satu masalah besar.

Sebagai setan, tubuhnya tidak terlalu terlihat oleh manusia.

Pemilik warung hanya melihat uang melayang sendiri.

"Astaga! Warung saya berhantu!" teriak si pemilik.

Jabrik panik.

"Bukan, Bu! Saya driver!"

Sayangnya, suaranya terdengar seperti bisikan dari sumur tua.

Warung pun tutup lebih awal malam itu.

Masalah lain muncul saat Jabrik harus mengantar penumpang manusia.

Suatu malam, seorang mahasiswa memesan ojek untuk pulang dari kampus.

Mahasiswa itu naik tanpa curiga.

Namun, di tengah perjalanan, ia bertanya, "Pak, kenapa badan Bapak dingin sekali?"

"AC alami," jawab Jabrik singkat.

Beberapa menit kemudian, mahasiswa itu melihat bayangan pengemudinya di kaca spion.

Anehnya, bayangan tersebut tidak ada.

"Pak... kok spionnya kosong?"

Jabrik tertawa gugup.

"Itu fitur hemat energi."

Mahasiswa itu langsung melompat turun sebelum sampai tujuan.

Akibatnya, Jabrik mendapat ulasan bintang satu.

"Driver ramah, tapi terlalu misterius."

Jabrik sangat sedih.

Ia mengeluh kepada Kuntilina.

"Saya cuma ingin kerja dengan jujur. Kenapa sulit sekali?"

Kuntilina menepuk pundaknya.

"Mungkin kamu harus meningkatkan pelayanan."

Jabrik pun berusaha lebih profesional.

Ia menyediakan permen untuk penumpang, jas hujan, bahkan tisu.

Namun, ada satu kebiasaan yang sulit dihilangkan.

Setiap mendengar suara ayam berkokok menjelang pagi, Jabrik langsung panik.

Suatu hari, ia sedang mengantar pesanan penting ketika ayam berkokok dari kejauhan.

"Aduh! Jam pulang!" teriaknya.

Motor berhenti mendadak.

Penumpang bingung.

"Kenapa, Pak?"

"Shift saya selesai."

Tanpa menunggu jawaban, Jabrik menghilang meninggalkan helm dan motor.

Penumpang hanya bisa berdiri kebingungan di pinggir jalan.

Meski sering mengalami kejadian aneh, Jabrik tidak menyerah. Perlahan-lahan, ia mulai dikenal di kalangan makhluk gaib.

Ia mendapat julukan "Bang Jabrik, Raja Ngojol Alam Sebelah."

Pelanggannya semakin banyak.

Ada genderuwo yang ingin diantar ke hutan sebelah, pocong yang hendak menghadiri reuni, hingga tuyul yang membutuhkan jasa antar jemput karena terlalu kecil untuk mengendarai motor.

Suatu malam, Jabrik menerima notifikasi yang membuatnya terharu.

"Selamat! Anda mendapatkan 1.000 perjalanan dengan rating 4,9."

Jabrik tersenyum bangga.

Ternyata, menjadi setan tidak harus selalu menyeramkan. Kadang, bahkan penghuni alam gaib pun punya mimpi sederhana: bekerja dengan baik dan membuat pelanggan puas.

Sejak saat itu, jika ada yang melihat motor melaju sendiri di jalanan sepi pada tengah malam, jangan buru-buru takut.

Bisa jadi itu bukan hantu yang ingin mengganggu.

Mungkin saja Bang Jabrik sedang mengejar target order demi mendapatkan bonus akhir bulan.

Dan kalau suatu saat Anda mendengar suara pengemudi berkata, "Mohon beri bintang lima, ya," padahal tidak ada siapa-siapa di depan, sebaiknya tetap tersenyum.

Siapa tahu, itu adalah setan ngojol paling rajin yang sedang berusaha mempertahankan rating terbaiknya.

Karena di zaman modern seperti sekarang, bahkan makhluk dari alam sebelah pun harus bekerja keras. Bonus memang tidak mengenal batas dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *